Telinga YSalma berkenalan dengan Armand Maulana, Dewa Budjana dkk aka Gigi Band lewat lagu mereka Janji ( O, Janjiku Takkan ku lupa, selamanyaaa,, 90-an awal kali yaa? ). Bukan fans fanatik, tapi ada juga seorang teman cewek yang selalu mengikuti gaya rambutnya sang vocalist Gigi, mungkin 2 tahun terakhir ini aja yang enggak, secara udah nyadar kalo udah emak-emak
.
Kenapa juga jadi ingat lagi lagu jadul ya??, secara judulnya yang kebetulan Janji itu. Beberapa bulan belakangan, juniornya ysalma minta dibeliin PS (Play Station), kita sebagai orang tua merasa belum waktunya ada menu tambahan permainan yang membuatnya malesh bergerak, cukuplah TV berlangganan yang sudah membuatnya sangat susah diganggu konsentrasinya kalo lagi serius melototin acara anak-anak dan game-game di laptopnya, masih juga suka ngerecokin maknya yang lagi online, katanya lebih seru gamenya yang online, hiks,, maka kita coba menjanjikan dulu, dengan maksud ntar pelan-pelan dialihkan. Secara bapaknya mau keluar kota, dia nagih lagi, di janjiin lagi, ntar deh kalo udah balik ke rumah yaa, tapi dengan syarat, ini kan mau puasa, kalo puasanya bisa sampai sore, baru boleh lho ya. Ternyataa,, dihari bapaknya mau balik, dia sudah mempersiapkan diri dari bangun tidur, mau beli PS, sampai bapaknya nyampe hampir tengah malem, untung dia sempat tertidur sekitar 2jam. Setelah itu sampai sahur jam 4 pagi, dia tetap melek. Sudah berbagai cara di omongin, sekarang udah malem, belinya besok setelah pulang sekolah. Dia tetap aja ga bisa tidur, secara memikirkan Janji orang tuanya yang belum lunas, karena dia sudah berusaha penuhi syarat yang diminta untuk puasa full sampai sore dan sampai hari ini emang baru bolong satu hari, Alhamdulillah untuk ini yaa Nak, cuma sholatnya masih suka malesh tuh..
Dari peristiwa ini semakin berpikir dan mengerti arti dan akibat sebuah janji. Hati-hatilah membuat Janji kepada mereka yang berharap akan realisasi janji tersebut. Secara Janji adalah hutang. Bisa ditagih dan harus dibayar. Janji bukan hanya masalah kata-kata, tapi ada harapan (semangat kehidupan) yang bisa membuat bahagia ataupun menghancurkan mereka yang dijanjikan. Ini realisasi janji kita kepada sesama manusia.
Padahal sebagai makhluk ciptaan-Nya, sebelum ditiupkan ruh dan kita dipinjamkan kehidupan, kita sudah berjanji kepada-Nya untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Sudahkah kita mencicilnya untuk bisa melunasi hutang janji kita kepada_Nya, padahal dia tidak pernah menagihnya, malah kita selalu meminta semua keinginan kita untuk dikabulkan-Nya. Ah, ysalma masih tertatih-tatih dalam rangka melunasi hutang janji ini, semoga masih diberi kelancaran dan kesempatan. Bagaimana dengan teman-teman??









Cara beli rumah
/ Agustus 27, 2010bener bgt tuh,..
aku setuju bgt tuh,…
pelangiituaku
/ Agustus 27, 2010halooo kawan blogger ^_^
apa kabar??
hohoho… pelangi datang mengunjungi blog kamuu ^^
yuukk, mampir ke blog pelangiii…
jangan lupa baca artikel yang satu ini ya, dan komentari ^_^
http://pelangiituaku.wordpress.com/2010/08/24/welcome-to-the-next-city-2010-%E2%80%9Cjelajah-kota-depok-2010%E2%80%9D/
soalnya pelangi lagi ikutan lomba ^^
mohon doanya yaaa =)
salam
pelangiituaku
achoey
/ Agustus 28, 2010Moga kita lebih berhati2 kala berjanji
Karena banyak janji = banyak hutang
Bangauputih
/ Agustus 28, 2010yang pling berat itu Janji manusia kepada penciptaNya mba…
gunung, hutan bahkan langit pun tak sanggup, tapi manusia dengan sombongnya berjanji menyanggupi untuk menjadi khalifah di muka bumi ini.
Mila
/ Agustus 28, 2010Berkunjung
, apa kabar?
muamdisini
/ Agustus 29, 2010iya..apalagi berjanji dengan anak kecil..
katanya anak kecil gak boleh dibohongi ya mba…
kalo dulu saya dijanjikan dibelikan PS asal harus rajin belajar dan boleh main kalau hari Sabtu dan Minggu saja…
Ifan Jayadi
/ Agustus 29, 2010Benar mbak. Anak kecil kalau dijanjiin sesuatu pastinya akan terus menagih. Ingatannya kuat sekali.
Dan dari situ kita belajar, bahwa janji adalah sesuatu hal yang harus kita tepati karena ia berarti hutang yang akan dibawa mati. Semoga kita termasuk orang2 yang menepati janji. Terutama janji kepada Allah SWT sewaktu kita masih didalam rahim.
kangmas ian
/ Agustus 31, 2010waduh repot juga y kalau dah ngejanjiin gitu..apalagi anak kecil suka keingetan terus kalao dah dijanjiin wkwkw
pengalaman dulu juga waktu kecil kaya gitu hehe