Jejak masa lalu yang terekam mencari jalannya sendiri untuk muncul kepermukaan. Ada yang membuat kita meneteskan air mata bahagia menemuinya, ada yang membuat kita meneteskan air mata penyeselan melihat dan mengenang apa yang sudah kita lakukan. Keduanya sama-sama air mata tetapi menghasilkan dampak yang berbeda. Semuanya berasal dari jejak masa lalu yang kita tinggalkan, yang kita kira sudah terkubur dan tidak akan bangkit lagi. Kita bisa berterima kasih kepada orang-orang yang membuat kita tersenyum untuk kenangan jejak bahagianya, tetapi kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa atas jejak masa lalu yang membuat kita serasa ingin kembali ke masa lalu untuk mengoreksinya. Sikap bijak kita dimasa sekarang yang diperlukan untuk menghadapinya. Jangan hakimi diri sendiri untuk sebuah kekeliruan sikap yang sempat terekam, tetapi buatlah perubahan untuk rekaman jejak saat ini, untuk kita lihat sebagai masa lalu dimasa yang akan datang. Kita, saya dan anda tidak berhak untuk menghukum kekeliruan perbuatan seseorang yang hanya merugikan dirinya sendiri, itu adalah pertanggung jawaban masing-masing pribadi sama pencipta-Nya. Dia yang Maha segalanya Maha Pengampun dan Maha Pemberi Maaf yang punya kewenangan untuk itu, bukan kita sesama hamba-Nya.
Kita hanya bisa berdo’a setiap saat, Semoga Kita Semua dilindungi dari Fitnah dunia maupun Fitnah Akhirat.









mila
/ Juni 12, 2010berkunjung*berharap dibukakan pintu*
Thomas
/ Juni 12, 2010Numpang link ya…..salam hangat
http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/06/12/hati-hati-mengakses-situs-porno-ada-virus-yang-mengintai/
dreesc
/ Juni 14, 2010yang lalu biarlah berlalu ambil hikmahnya…. hehehehe
mattwahyu
/ Juni 16, 2010Jalan-jalan pagi cari suguhan sarapan, maturnuwun
kang ian
/ Juni 16, 2010alo mbak salma
kemana aja?
mau baca tulisan saya gaaa…
Pentingnya Ilmu dalam Pernikahan
makasihh..semoga bermanfaat
Ifan Jayadi
/ Juni 17, 2010Mudah2an masa lalu dapt menjadi cerminan bagi diri kita untuk dapat memperbaiki diri
suri cahaya cinta
/ Juni 18, 2010salam..
banyakkan bersabar ya kawan…
ada hikmat tu
nh18
/ Desember 11, 2010Yang terpenting adalah …
Kita belajar dari jejak masa lalu itu bu … entah yang Baik atau yang Kurang baik …
Agar hidup kita lebih baik di masa yang akan datang
salam saya Bu